Setelah sekian lama saya bertapa (post saya terakhir adalah 4 bulan lalu 😁) kenapa tiba-tiba menulis tentang menopause? Ada apa ini? Saya seorang perempuan dan usia saya awal 50-an, saya banyak mendengar kata menopause, tapi kenapa tidak ada yang membicarakannya? Kenapa tidak ada orang yang bisa diajak diskusi atau tempat bertanya tentang hal ini? Apakah ini masalah tabu untuk dibicarakan? Padahal tentu saja semua perempuan akan mengalaminya. Jadi saya coba mencari informasi tersebut sebanyak-banyaknya dan membagikan hal ini dengan anda semua sesama perempuan atau kaum bapak-bapak yang akan menghadapi perempuan-perempuan di dalam keluarganya yang akan mengalaminya.

Sebagai disclaimer: Saya bukan dokter dan ahli kesehatan, saya hanya perempuan yang sedang belajar, mencari tahu tentang diri sendiri dan tubuh sendiri. Semua tulisan adalah rangkuman hasil belajar tersebut.

Apa itu Menopause?

Menopause bukan penyakit tapi masa transisi perempuan dari masa fertil (bisa mensturasi, hamil dan punya anak) menjadi perempuan yang tidak lagi fertil. Perempuan dibekali dengan sejumlah telur yang suatu saat habis stoknya. Ini keajaiban yang luar biasa. Jika mulai mensturasi usia 12 tahun dan menopause usia 52 tahun artinya 40 tahun mengalami mensturasi, sudah 40×12= 480 telur yang dihasilkan ovarium, setelah itu ovarium berhenti berproduksi menghasilkan telur, dan itulah mulai masa menopause.

Bagi sebagian perempuan itu menakutkan, karena begitu banyak perubahan pada tubunya tapi tidak banyak informasi apa yang sebenarnya yang terjadi. Tapi mungkin bagi perempuan yang biasanya sangat menderita pada saat mensturasi masa menopause adalah masa liberasi atau bebas dari rasa sakit, mungkin masa bebas dari alat kontrasepsi dan khawatir dengan kehamilan yang tidak direncanakan. Informasi selanjutnya menopause lebih jauh dari urusan fertilitas saja.

Masa menopause dibagi dalam 3 tahap: perimenopause, menopause dan post-menopause. Perimenopause adalah masa awal perempuan mengalami mensturasi yang tidak teratur kadang datang kadang tidak, biasanya dimulai umur 45-47 tahun. Menopause adalah masa perempuan sama sekali tidak mengalami mensturasi dalam 12 bulan, biasanya mulai usia awal 50-an. Sedangkan post-menopause adalah masa setelah 12 bulan perempuan tidak lagi mengalami mensturasi dan dinyatakan resmi menjadi perempuan menopause.

Mengapa menopause menakutkan?

Pada masa perimenopause hormon-hormon perempuan yang diproduksi ovarium yaitu esterogen dan progesteron mulai naik turun sehingga mensturasi juga terjadi tidak teratur. Yang masalah adalah ternyata hormon esterogen tidak hanya berfungsi mengatur seksualitas dan mensturasi perempuan tapi lebih jauh dari itu. Fungsi hormon esterogen dalam tubuh:

  1. Menjaga elastisitas kulit
  2. Menjaga keseimbangan mood
  3. Menjaga kekuatan tulang
  4. Menjaga keseimbangan tidur
  5. Menjaga kesehatan jantung
  6. Menjaga distribusi lemak dalam tubuh
  7. Menjaga masalah seksualitas
  8. Menjaga keseimbangan gula darah
  9. Menjaga masalah neurotik, seperti penyakit dimensia

Sebegitu banyak fungsi hormon esterogen dan suatu hari hormon itu berkurang jumlahnya, maka kita harus siap tubuh kita akan sangat berubah.

Tanda Menopause dimulai

Jika anda berusia mulai 40-an maka harus mulai bersiap mengalami masa perimenopause. Tiba-tiba mood berubah-ubah, di beberapa perempuan bisa mengalami depresi, tidur mulai sulit, dan sering kelelahan. Pokoknya semua salah, semua menjadi bahan untuk bisa marah dan kesal. Gejala pada saya adalah saya hanya ingin sendiri dan mudah lelah, saya tidak suka ketemu orang dan semakin lama semakin parah. Setelah ketemu orang rasanya menyesal dan tidak mau lagi ketemu orang. Semua hal terasa berlebihan, tekanan kerja terasa sangat berat, tidak punya ambisi dan keinginan apa pun, hidup rasanya sudah selesai dan berakhir.

Gejala pada tubuh biasanya mengalami kenaikan berat badan, lemak di perut tiba-tiba banyak bertambah dan walaupun diet akan sulit sekali turun berat badan. Hal ini juga membuat kepercayaan diri perempuan menurun. Jika tidak belajar mengenal diri sendiri hal ini menyebabkan kepercayaan diri perempuan menurun, mulai menyalahkan diri sendiri dan menyebabkan gejala menopause semakin parah.

Setelah masa perimenopause selanjutnya masa menopause, perempuan sama sekali tidak mengalami mensturasi, hormon esterogen jauh menurun. Perempuan harus sudah sangat berhati-hati karena kemungkinan masalah kesehatan akan banyak bertadangan jika kita tidak siap. Karena kadar esterogen menurun bisa menyebabkan: kulit menjadi tidak kencang lagi, lebih rentan terkena diabetes, pengeroposan tulang, masalah jantung, masalah seksualitas dan penyakit neurotik pada otak misalnya dimensia.

Jadi bagaimana perempuan bersiap dengan masa menopause?

Jawabannya belajar, mencari informasi yang benar tentu saja dari sumber yang valid. Masa ini adalah masa alami yang akan dialami semua perempuan jadi anda tidak sendirian. Masa menopause adalah masa alami yang diberikan Tuhan untuk kita bisa menikmati waktu untuk diri sendiri, karena kita sudah bekerja keras punya anak dan membesarkan mereka. Jika anaknya sudah besar atau bahkan punya cucu ini adalah masa ikut andil mengurus cucu dan menikmati masa tersebut. Nah tulisan selanjutnya saya coba cari tahu bagaimana menghadapi masa-masa itu, makanan yang harus kita makan, olah raga yang cocok dan sikap kita menghadapi masa menopause.

Jadi jangan takut ya, to be continued..

Say something and leave your trace here

Recent posts

🎉 Bergabung dengan Komunitas Kami!

266 Subscriber 💌

22,324 hits

HADITS minggu INI

Diriwayatkan oleh Aisyah RA, “Rasulullah SAW adalah orang yang penyayang lagi lembut. Beliau orang yang paling lembut dan banyak menemani istrinya yang sedang mengadu atau sakit.”

~ HR Bukhari & Muslim