Tulisan saya yang terakhir adalah cerita tentang keju biru, atau blue cheese. Nah tiba saatnya untuk mencicipinya seperti apa rasanya. Apakah seburuk yang digambarkan orang-orang? Saya melihat berbagai macam reaksi orang saat mencicipi keju biru, ada yang langsung suka ada yang muntah-muntah karena tidak suka. Menurut saya itu masalah preferensi, mungkin karena memang kita tidak terbiasa memakannya. Ada jenis makanan yang menurut sebagian orang enak banget tapi sebagian orang bilang sangat tidak enak. Contohnya durian, bagi sebagian orang durian sangat enak, ada waktu berburu durian. Tapi saya tidak terlalu suka durian, baunya, rasanya terlalu menyengat. Mungkin termasuk keju biru ini. Jadi bebas ya, boleh suka boleh tidak.

Sebelum masuk ke rasa keju biru, kita cerita tentang kandungan gizi dan manfaat keju biru dulu. Jadi walau mungkin rasanya tidak seenak masakan Padang, tapi manfaatnya banyak untuk tubuh kita. ๐Ÿ˜€ Kenapa disebut keju biru? Karena kejunya sengaja diberi spora jamur Penicillium roqueforti yang warnanya biru. Jamur roqueforti memecah lemak dan protein yang menghasilkan rasa unik dan berbeda, selain ada bakeri yang memecah gula susu (laktosa) menjadi asam laktat seperti pada keju lainnya. Jadi sebenarnya keju biru sangat bermanfaat untuk tubuh kita.

Satu lagi yang membuat orang tidak suka dengan keju biru, yaitu aromanya yang diidentikan dengan bau kaki atau bau badan. Hal ini disebabkan oleh adanya bakteri Brevibacterium linens yang tumbuh di permukaan keju selama proses pematangan. Bakteri ini juga memecah lemak dan protein pada keju menghasilkan keju dengan rasa yang unik dan teksturnya menjadi creamy. Jadi kombinasi rasa unik dan agak bau itulah yang menyebabkan orang tidak suka keju ini. Bagaimana dengan saya? ๐Ÿ˜€

Mencicipi keju biru

Saya sudah mendokumentasikan proses mencicipi keju ini di video saya.

Sengaja saya memanen keju tersebut hanya sebulan supaya aroma dan rasanya tidak terlalu tajam, dan hasilnya sudah matang sempurna. Tekstrunya creamy, makannya bisa dimakan menggunakan sendok.

Rasa yang didapat pertama adalah gurih dan asin (ini enak ๐Ÿ˜€ ), tapi setelah itu ada rasa pahit dari jamurnya. Terakhir ada aroma yang nempel di hidung bau khas bakteri linens. Tapi karena keju saya tidak terlalu kuat, jadi aroma ini tidak terlalu tajam masih bisa ditahan.

Jadi bisa dilihat di video saya bagaimana ekspresi saya memakan keju ini. Yang pertama agak kaget, selanjutnya tidak ada ekspresi apa-apa, malah suka dibanding keju biasa seperti Edam atau Gouda. Tapi mungkin boleh juga keju biru nya dijadikan campuran salad, atau pasta ya. Nanti setelah saya mencicipi berbagai macam keju saya akan urutkan rasa keju yang paling enak versi saya..

Say something and leave your trace here

๐ŸŽ‰ Bergabung dengan Komunitas Kami!

266 Subscriber ๐Ÿ’Œ

21,806 hits

HADITS minggu INI

Diriwayatkan oleh Aisyah RA, “Rasulullah SAW adalah orang yang penyayang lagi lembut. Beliau orang yang paling lembut dan banyak menemani istrinya yang sedang mengadu atau sakit.”

~ HR Bukhari & Muslim