
Bagian paling menyenangkan dalam berkebun adalah: panen hehe. Ini adalah pengalaman pertama saya menanam jagung. Sungguh pengalaman yang menyenangkan karena jagung tumbuh subur, timggi sekali sampai-sampai menghalangi sinar matahari untuk tanaman lain. Saya sampai gemes kapanlah saya bisa panen jagung, kasihan pohon paprika saya tidak kebagian sinar matahari. Dan hari itu tiba…

Pengalaman menanam jagung
Saya pengen banget menanam jagung sejak lama. Konon pengalaman makan jagung segar beberapa menit dari kebun itu rasanya berbeda dibandingkan kalau kita beli jagung dari pasar atau warung. Beberapa jam setelah jagung dipetik, gula yang ada pada jagung akan diubah menjadi pati dan rasanya tidak terlalu manis lagi.

Jadilah saya menanam jagung di kebun saya. Benih yang saya gunakan adalah: Bonanza F1 yang sayangnya bukan benih organik. Eas West Seed memberikan pestisida pada saat menanam benihnya. Kenapa ya harus pakai pestisida, padahal saya tidak pakai pestisida aja sudah tumbuh bagus.
Cara menanam jagung yang saya lakukan:
- Gemburkan tanah dan beri pupuk kandang.
- Buat lubang dan isi dengan benih jagung.
- Beberapa hari ke depan benih sudah tumbuh.
- Siram dan tunggu waktu panen. Jagung sangat haus air, sehingga saya harus menyiramnya sampai 2 kali sehari pada saat belum ada hujan.
Disukai Lebah Madu
Konon jagung harus ditanam dengan rapat supaya saling menyerbuki, tapi saya menanamnya terlalu rapat hehe. Akibatnya ada beberapa jagung yang tumbuh kurus dan berbuah kecil. Pada saat berbunga datanglah lebah madu sangat banyak setiap pagi. Senang sekali melihatnya, sekalian memberi mereka serbuk sari juga menyerbuki jagung saya. Dan akibatnya jagung saya tumbuh rapih tidak ada yang ompong.. Kata orang tua zaman dulu katanya biar jagungnya gak ompong menanamnya jangan sambil nyengir haha. Apa coba hubungannya?
Cukup dibakar sebentar
Saya menanam jagung pada awal Oktober. Saya kira saya bisa memanennya pada saat tahun baru. Sekarang sudah dipanen dan tahun baru pun masih lama haha. Saya tidak membaca petunjuk di kemasan benih, bahwa jagung sudah bisa dipanen setelah 70-85 hari. Sepertinya hari ini tepat 70 hari umur jagung saya. Tanda jagung sudah bisa dipanen adalah rambutnya sudah berubah menjadi cokelat. Masih ada beberapa jagung yang rambutnya belum berwarna cokelat dan bisa dipanen nanti.

Beberapa menit setelah dipanen, jagung saya bakar. Cukup diberi mentega, saus tomat dan saus sambal. Jadilah sarapan jagung pagi ini hihi. Oh ya, saya lihat tetangga saya sedang sibuk mencangkul kebunnya, siapa tahu dia tertarik menanam jagung. Tadi saya mampir dan menawarkan benih jagung yang masih tersisa banyak. Sekalian berbagi kecintaan berkebun kepada sekitar.


Anda tertarik menanam jagung? Mudah banget, tapi jangan terlalu rapat menanamnya seperti saya ya. 😁😁


Leave a reply to deadyrizky Cancel reply