
Beruntung saya tinggal di Bandar Lampung sekarang, yang walaupun ibu kota provinsi harga tanah masih bisa dijangkau PNS seperti saya. Tidak bisa besar juga sih tapi cukuplah untuk saya. Saya ingin punya halaman depan dan halaman belakang – demikian pikir saya waktu saya mulai membangun rumah. Karena memang tanahnya kecil, saya rencanakan rumah saya berukuran mikro, masih untung mikro bukan nano. 😂 Lho memang pemilik blog ini bakteri ya ?atau jangan-jangan virus? Melihatnya harus pake mikroskop elektron. Hiii
Bagi anda yang memang memiliki tanah tidak terlalu luas, juga memerlukan rumah besar bukan ukuran mikro seperti saya tentulah sulit kalau ingin punya halaman apalagi punya kebun sayur. Nah kalau masih mupeng menanam sayur, gunakan pot sebagai tempat menanam sayur. Keuntungan menanam sayur dalam pot adalah anda bisa memindah-mindahkannya. Jika kelihatannya tanaman kurang sinar matahari anda bisa memindahkannya ke tempat yang lebih banyak sinar matahari, demikian juga sebaliknya. Berikut tips menanam sayur dalam pot:
- Kenali karakteristik pot yang anda gunakan. Banyak jenis pot yang dijual di pasaran. Bisa terbuat dari plastik, terakota, atau planter bag. Pot plastik dan planter bag tentu saja harganya paling murah dan bisa menahan air lebih lama. Sedangkan pot terakota menguapkan air lebih cepat, makanya anggrek biasanya ditanam di pot terakota.
- Tentukan ukuran pot sesuai dengan jenis sayur yang akan ditanam. Kalau sayur yang ingin ditanam cuma lettuce bisa menggunakan pot kecil saja, karena akar lettuce dangkal dan berumur pendek. Sedangkan kalau anda ingin menanam tomat atau cabe gunakan pot yang cukup besar, gunakan ukuran pot 20 liter ke atas, lebih besar lebih baik.
- Gunakan media tanam kualitas baik. Media tanam yang baik adalah media yang mengikat air tidak terlalu lama sehingga tidak membuat akar menjadi busuk. Biasanya nursery menjual media tanam yang siap pakai.
- Kenali jenis sayuran yang ingin ditanam. Pada zaman bisa belanja online seperti sekarang, mendapatkan bibit sayur cukup mudah. Semua tanaman yang dibeli label dwarf atau kerdil cocok untuk ditanam dalam pot. Namun demikian, hampir semua sayur bisa ditanam di pot: lettuce, bayam, kangkung, kacang, tomat, cabe, timun, seledri, daun bawang, dan terong.
- Tanam beberapa macam jenis sayur dalam satu pot. Sekarang tersedia planter bag ukuran besar, anda bisa mengkombinasikan penanaman beberapa jenis sayur dalam satu pot sekaligus. Misalnya di bagian tengah ditanam tomat, di pinggirnya ditanami lettuce atau seledri. Selain efisien kombinasi tersebut terlihat lebih cantik.
- Siram lebih sering. Menanam dalam pot membuat tanah kering lebih cepat, sehingga anda perlu menyiram lebih sering. Walau begitu anda perlu memperhatikan konsisi tanah, siramlah kalau tanahnya sudah kering tapi biasanya kering lebih cepat.
- Pupuk lebih sering. Karena sering disiram sehingga banyak pupuk yang larut dan hilang, maka anda perlu memupuk lebih sering. Kalau menanam sayur di tanah cukup satu bulan sekali, menanam sayur di pot harus dipupuk 2 minggu sekali.
Salam.


Say something and leave your trace here