
Bunga Dianthus atau disebut juga bunga anyelir sudah lama dikenal di Indonesia tapi saya ternyata baru tahu bunga tersebut 😀. Dianthus berdaun kecil, runcing seperti rumput, berbunga kecil warna warni dan termasuk bunga perenial atau akan berbunga lagi dan lagi jika terus dipelihara.
Berawal dari jalan-jalan ke toko penjual bunga, saya melihat bunga yang kering merana di pojok toko, masih ada bunganya satu dua. Kebetulan musim kemarau mungkin penjual bunganya tidak memiliki cukup air untuk menyiramnya. Dianthus bukanlah bunga populer pada zaman ini jadi mungkin merupakan bunga yang diabaikan. Tergeraklah saya untuk membelinya.
Saya : “Ibu, bunga ini dijual tidak?”
Penjual : “Aduh gimana ya mbak, gak enak menjualnya sama mbak bunganya begitu.”
Saya : “Saya beli aja ya bu, berapa harganya? Kasihan bu kering tidak ada yang mau memeliharanya. Nanti di rumah saya jadi bagus lho bu.”
Penjual :”Gak apa-apa bunganya gitu mbak? Berapa ya ibu jual jadi gak enak. Ya udah 20 ribu aja ibu jual.” Katanya sambil menyerahkan bunganya.
Begitulah kisah saya mendapatkan bunga tersebut. Agak aneh, mungkin kalau yang lain memilih bunga paling bagus kalau saya membeli bunga suka berdasarkan perasaa kasihan bunga tersebut di pojok kering tidak terawat. 😂😂
Sampai di rumah bunga saya pindahkan ke pot yang lebih besar karena potnya sudah kekecilan akarnya penuh, saya potong bagian yang kering. Dianthus suka matahari jadi saya tempatkan di tempat yang mendapatkan matahari penuh. Tidak lupa disiram setiap hari dan dipupuk.
Setelah beberapa lama bunga dianthus saya sudah keluar pucuk baru dan sekarang sudah mulai berbunga. Dianthus saya sudah mulai membalas kasih sayang yang saya berikan. 🌺🌺💐💐🌞🌞.
Dianthus bisa diperbanyak dengan stek. Bisa juga dengan biji tapi saya sudah mencobanya dan hasilnya gagal total. Hari ini saya belajar menyetek bunga tersebut siapa tahu setelah bunga tersebut berbunga, ada teman berkunjung dan mau bunga tersebut bisa diberikan anakannya. Prosedur penyetekan bunga dianthus:
- Siapkan pot kecil untuk penyetekan, isi dengan media tanam dengan pebandingan 1 bagian tanah: 1 bagian pupuk kandang;
Potong bagian pucuk dianthus dengan gunting yang steril. Pilih pucuk yang tidak berbunga, tidak terlalu muda atau terlalu tua.- Potong sebagian daun untuk mengurangi penguapan;
- Celupkan ujung batang ke dalam hormon penumbuh akar;
- Tanam di dalam media tanam, siram air sampai air keluar dari pot;

- Tutup pot dengan plastik untuk mengurangi penguapan;
- Tunggu 1-2 minggu sampai keluar akar.


Leave a reply to sewa tanaman Cancel reply