C360_2016-06-25-10-45-18-868_1.jpg

Posting kerajinan kali ini saya tulis dalam bahasa Indonesia, yaa kalau biasanya dalam bahasa Inggris. 🙂 Sepertinya banyak yang tertarik dengan urusan merajut nih saya banyak membuat link video untuk bahan yang saya pelajari. Tapi kalau anda mau vidoe yang lain bisa cari di youtube untuk tema yang sama.

Sebagai peringatan pertama tentang merajut adalah “merajut bisa bikin ketagihan”. Suwer deh bisa lupa ngerjain yang lain-lain. Niatnya hanya ingin menyelesaikan 1 inchi tapi tidak bisa lepas sampai selesai 4 inchi. Efeknya lupa masak dan beres-beres haha. Nah kalau begini jangan sampai merajut menjadi ajang ribut dengan pasangan karena rumah berantakan dan gak ada makanan yang bisa dimakan. 😀 Jadi sebelum mulai merajut yang belum nyapu, ngepel, masak silahkan diselesaikan dulu ya..

Bagi yang tertarik merajut bisa dimulai dengan menonton video di youtube atau buka posting saya di sini, di sini dan di sini (dalam bahasa Inggris): cast on, cast off, knit, purl, increasing (menambah) dan decreasing (mengurangi). Kalau itu sudah fasih sudah bisa  dilanjutkan dengan membuat sweater.

Sebelum membuat sweater dimulai, terlebih dahulu harus menentukan gauge dulu. Hal ini sangat penting untuk menghitung berapa stitches (sts) dan baris per inchi. Jadi jika ukuran lingkar dada adalah 90cm = 36 inchi (saya lebih suka menggunakan satuan inchi daripada cm karena lebih mudah). Berapa jumlah sts yang harus dibuat? Jika misalnya gaugenya 5 sts dan 7 baris per inchi, maka jumlah stsnya = 36 x 5 = 180 sts. Atau panjang baju yang diinginkan adalah 24 cm berapa baris yang harus dibuat? 24 cm = 9,6 inchi = 67,2 baris (bisa dibulatkan menjadi 67 baris). Yaa sedikit matematika memang diperlukan haha. Cerita tentang menentukan gauge bisa dibaca di posting saya sebelumnya.

Benang Mohair

Saya tidak tahu banyak tentang jenis-jenis benang, jadi saya akan mencoba berbagai macam jenis benang dan melihat bagaimana teksturnya setelah dibuat baju. Pilihan kali ini jatuh pada benang namanya Mohair.

Benang Mohair terbuat dari serat wool kambing Angora. Teksturnya lembuuut sekali, tidak panas dan sangat berbulu. Jadi bagi anda yang tidak terlalu suka tekstur berbulu tidak disarankan menggunakan benang jenis ini. Tapi saya suka benang ini, lembut sekali rasanya seperti meluk kucing saya yu-chan hihihi.

Pengalaman pertama menggunakan benang Mohair, rasanya benang lengket satu sama lain. Agaka sulit memasukkan jarum rajut dan sulit memisahkan antara benang satu dengan yang lain pada saat terjadi kesalahan.Tapi efeknya kalau terjadi kesalahan juga tidak terlalu ketara karena lengket hehe.

Jarum melingkar

Ini juga pengalaman pertama saya menggunakan jarum melingkar. Jarum rajut memang banyak macamnya dengan bahan yang berbeda juga. Ada yang lurus, melingkar atau double points (terdiri dari 4 atau 5 jarum). Saya sangat merekomendasikan anda memiliki jarum jenis melingkar ini karena bisa bermanfaat dalam berbagai macam projek. Mau projek besar seperti sweater OK, mau projek kecil misalnya kaos kaki pun OK. Bisa digunakan untuk rajut flat atau melingkar.

Jika projeknya kecil bisa menggunakan teknik magic loop jika projeknya besar bisa menggunakan teknik merajut melingkar. Pokoknya saya cukup memiliki beberapa nomor jarum jenis ini bisa mengerjakan berbagai macam pekerjaan. Saya pun cukup membeli satu set jarum terbuat dari bambu terdiri dari 15 nomor jarum hanya dengan harga 135 ribu rupiah. Murah kan? 🙂 Tapi bagi anda yang memiliki uang lebih mau membeli jenis yang mahal pun boleh, tidak akan rugi kok.

Teknik merajut melingkar agak berbeda dengan merajut flat. Teknik ini biasa digunakan untuk membuat kaos kaki, topi atau sweater. Kalau biasanya merajut bolak balik sisi bagus dan sisi jelek. Nah dalam merajut melingkar tidak ada sisi jelek. Awalnya agak membingungkan tapi lama-lama kalau sudah terbiasa ya.. asik juga. 🙂 Bonusnya tidak perlu menjahit untuk menyatukan tiap bagian.

Metode Top-down

Cita-cita saya membuat sweater sudah lama tapi selalu takut tidak cocok ukuran tangan dan badannya. Kalau membuat baju biasa kan bisa digunting, nah kalau merajut gak bisa dong.. Teknik membuat sweater bagi pemula seperti saya sepertinya cocok menggunakan metode top-down. Tapi tetap nanti saya akan belajar membuat sweater dengan metode memisahkan beberapa bagian baju.

Kalau biasanya membuat sweater dimulai dari bagian bawah naik ke atas, kali ini dimulai dari atas turun ke bawah. Dimulai dari bagian leher, badan dan lengan, selanjutnya dipisahkan hanya bagian badan. Setelah selesai bagian badan dilanjutkan dengan bagian tangan. Perlu kesabaran untuk membuatnya.

Cable pattern

Saya juga sudah lama ingin belajar cable pattern, pokoknya keren aja giitu bentuknya. jadi saya membuat cable pattern banyak di semua bagian sweater saya hehe. Saya suka…

Matematika

Saya menggunakan perhitungan secara detail untuk menghitung dan membuat sweater dengan ukuran badan saya sampai 3 angka di belakang koma haha. Gauge yang saya gunakan 3,75 sts dan 4,75 baris per inchi untuk benang Mohair yang saya gunakan dan jarum ukuran 5mm. Berbeda jenis benang, beda ukuran jarum akan berbeda hasil gauge-nya. Jadi selalu biasakan menghitung secara detil untuk hasil ukuran yang pas di badan. Pokoknya siapa yang mau fasih belajar matematika bisa mulai belajar merajut nanti fasih matematika juga. Setelah membuat sweater bisa dilanjutkan membuat jembatan. 😀 😀

20160625_111052.jpg
Ada yang bisa membaca tulisan saya? 😀 Jangan lupa selalu mencatat apa yang akan, sedang dan sudah dikerjakan di jurnal merajut

Blocking

Setelah selesai membuat sweater dirajut dilanjutkan dengan proses blocking. Proses ini perlu dilakukan untuk setiap hasil rajutan. Tujuannya untuk membuat hasil rajutan rata dan membentuk ukuran aslinya. Ada 2 metode blocking, wet blocking dan steam blocking. Saya menggunakan steam blocking, caranya dengan menyemprot sweater baru saya dengan air lalu tempelkan setrika di atasnya. Alasi sweater dengan kain lain, jangan langsung ditempelkan dengan setrika. Setrika juga diset hangat saja. Anda tentu tidak mau pekerjaan berhari-hari rusak karena setrika kan. Selamat mencoba merajut..

7 responses to “Knitting project #3: pinky sweater”

  1. rirosyidah Avatar

    Haduh, harus bisa matematika ini mba. Saya pengen coba bikin yang simple2 dulu deh mba. Pengen bikin macem syal panjang gitu. Secara disini kalo musim dingin ya lumayan dingin banget, hehee.

    Liked by 1 person

    1. yanti Avatar

      Bisa dicoba karena syal gak perlu matematika hehe. Pilih salah satu pattern yang menarik, bisa dicari di youtube. Rajut selebar yang diinginkan dan terus panjangnya sampai bosen haha. Selamat mencoba.

      Like

      1. rirosyidah Avatar

        Makasi mba infonya

        Liked by 1 person

  2. astiitah.as Avatar

    Owh rajutannyaa jadi seukuran org dewasa ya mba, kemaren ta liat kayakbaju anak kecil 😅😅 #gagalfokus

    Liked by 1 person

    1. yanti Avatar

      Yaa namanya juga foto, skalanya membingungkan hehe

      Like

  3. Ceritaeka Avatar

    Aku selalu kagum sama orang yang bisa merajut. Keren bangeeet :*

    Liked by 1 person

    1. yanti Avatar

      Terima kasih 🙂

      Like

Say something and leave your trace here

🎉 Bergabung dengan Komunitas Kami!

266 Subscriber 💌

21,641 hits

HADITS minggu INI

Diriwayatkan oleh Aisyah RA, “Rasulullah SAW adalah orang yang penyayang lagi lembut. Beliau orang yang paling lembut dan banyak menemani istrinya yang sedang mengadu atau sakit.”

~ HR Bukhari & Muslim