
Saya sedang getol-getolnya merajut (knitting) untuk membuat sweater, lumayan pengisi waktu menunggu beduk maghrib hehe. Waktu ibu saya berkunjung ke rumah saya dua minggu lalu ibu saya bercerita bahwa waktu dulu (sewaktu beliau masih muda) katanya suka merenda (crochet). Iya gitu? Kok ibu saya gak pernah cerita bisa merenda? Saya agak kurang percaya. Beneran saya tidak pernah tahu sebelumnya kalau ibu saya bisa merenda. Kalau tahu dari dulu saya minta diajarin merenda deh..
Tapi kalau diingat-ingat waktu saya kecil dulu di rumah banyak hasil dari merenda ibu saya. Taplak meja, topi, baju, tas dll. Kata ibu saya hasil merendanya malah sempat di jual. Beneran? Kata ibu saya kalau merenda suka lupa waktu, dari pagi buta sampai malam lupa urusan masak dll. Sama dong kita hehe Tapi terus berhenti sebelum saya ingat, saya tidak tanya kenapa berhenti merenda nanti saya tanya kenapa.
Saya tidak pernah tahu sebelumnya kalau ibu saya bisa merenda lalu tiba-tiba saya sibuk merajut. Walaupun bukan merenda tapi merajut, agak miriplah urusannya sibuk dengan benang kiri kanan. 🙂 Ibu saya juga pintar memasak dan menjahit. Kalau memasak sempat diajarkan kepada saya karena konon anak perempuan harus pintar memasak. Walaupun saya tidak sepintar ibu saya, tapi lumayanlah sebagai bekal bertahan hidup daripada harus beli terus di luar haha.
Kalau menjahit memang ibu saya pernah ikut kursus menjahit secara formal, jadi beliau memang fasih menjahit. Keterampilan menjahit juga tidak sempat diturunkan karena urusan saya dulu hanya belajar di sekolah dan begitu masuk universitas sudah tidak lagi tinggal sama orang tua.
Yang ajaib kembali ke urusan merenda. Memang sih saya tertarik merajut karena membaca buku tentang merajut lalu saya ikuti dan sedikit demi sedikit belajar sendiri. Zaman sekarang ada internet ditambah video dari youtube memungkinkan belajar apa saja asala mau saja. Saya sama sekali tidak mendapatkan inspirasi merajut dari ibu saya. Tapi mungkin mudik ini kesempatan saya belajar merenda dari ibu saya kali ya.. tapi sayang kalau mudik suka sibuk urusan silaturrahmi tidak punya waktu untuk belajar dari ibu saya.
Selain merenda ibu saya juga punya hobi menyulam. Nah saya juga punya minat yang sama tapi agak males karena menyulam harus pakai benang halus dan jarum kecil. Semuanya bikin saya sakit kepala karena bolak balik masukan benang ke jarum dengan mata positif saya haha.
Jadi kesimpulannya apakah hobby saya berasal dari ibu saya? Mungkin..

Leave a reply to astiitah.as Cancel reply