DSC_0702
Inilah alasan kenapa disebut pemancar 🙂

Lama sekali saya tidak update blog saya, blog saya sampai berdebu dan penuh dengan sarang laba-laba hehe. Setelah saya sakit dan sebenarnya sakitnya masih misteri, ternyata anak saya juga sakit selama 3 hari dengan penyakit yang persis sama. Anak saya mengalami demam mendadak dan diakhiri dengan keluarnya bintik-bintik merah gatal. Awalnya saya kira alergi obat, ternyata sakitnya menular, setelah anak saya sakit ade saya sakit juga persis sama penyakitnya. Sepertinya terserang sejenis virus campak begitulah.

Anyway, saya sudah lama tidak olah raga. Bosen saja pergi ke gym begitu-begitu saja. Pagi ini saya pergi olah raga ke pemancar Gunung Balau Lampung. Kenapa disebut pemancar, yaa karena di sana memang ada pemancar telekomunikasi miliknya Telkom di puncak Gunung Balau

DSC_0728
Pemandangan eksotis dari puncak Gunung Balau

Saya ingat tempat jalan-jalan ini adalah sejenis tempat wisata Puncrut Bandung. Waktu saya tinggal di Bandung saya biasa jalan-jalan pagi pada hari Minggu ke Puncrut sekedar olah raga dan menghirup udara segar. Bedanya pemancar Gunung Balau masih sangat sepi, tidak ada yang jualan seperti Puncrut. 🙂

Sepanjang jalan adalah pemandangan hutan, laut dan pelabuhan Panjang Lampung. Nah, berhubung sepi inilah disarankan pergi rame-rame, minimal ada pengawal. Saya juga pergi dengan satu orang pengawal, jangan lupa pengawalnya yang kuat jalan juga ya… 😀 Jangan sampai harus menggotong pengawalnya karena pingsan tidak kuat nanjak jalan ke atas puncak.

DSC_0706.JPG
Pengawal saya pergi ke pemancar 🙂

Saya berangkat sangat pagi sekitar pukul 5:30 melawati jalan lintas Sumatera arah Bakauheuni. Cuaca cerah berawan, temperatur sekitar 29 derajat Celcius. Nah, jangan lupa mengecek prakiraan cuaca dulu sebelum berangkat takutnya hujan dan rusaklah acara jalan-jalannya. Hanya dibutuhkan waktu sekitar  20 menit nyetir mobil untuk sampai di belokan arah Tanjung Bintang kemudian berhenti dan parkir di pinggir jalan ke pemancar. Sebenarnya agak jauh, tapi karena berangkat pagi dan jalan lintas Sumatera masih sepi jadi bisa jalan kebut heheh.

Perjalanan ke puncak pemancar diperlukan waktu sekitar 1 jam jalan kaki. Jalan saya dengan kecepatan normal, sekali-kali diselingi dengan foto-foto. Yang saya dengar katanya masuk ke sana harus membayar 10 ribu rupiah tapi tadi tidak ada tanda-tanda orang yang menjaga pintu gerbang dan meminta uang.

DSC_0710.JPG
Pemandangan sepanjang jalan

Hanya ada 1 mobil yang parkir di pinggir jalan menuju pemancar, tapi sepanjang jalan banyak motor berseliweran naik ke atas. Yaaa, ke puncak naik motor? Bisa juga sih kalau hanya ingin sekedar foto-foto di puncak sana. Banyak juga yang bersepeda ke atas sana, tapi hari ini saya tidak menemukan yang bersepeda ke sana.

DSC_0714.JPG
Sepanjang jalan adalah semak belukar dan pohon-pohon

Sampai di puncak akan disuguhi pemandangan pelabuhan Panjang. Pelabuhan Panjang adalah pelabuhan kapal barang yang sudah berdiri sejak zaman Belanda. Saya sendiri belum pernah ke pelabuhan tersebut, tapi sedikit terlihat dari atas pemancar sana. 🙂

DSC_0725.JPG
Pemandangan pelabuhan Panjang Lampung
DSC_0729.JPG
Pemandangan teluk Lampung

Ini adalah alternatif bagi anda yang tinggal di sekitar lampung untuk olah raga pagi di hari Minggu. Berangkat pukul 5:30 dan pukul 8 sudah di rumah lagi. Perjalanan jalan kaki kira-kira 45 menit sampai 1 jam bergantung kecepatan anda jalan. Tanjakan tidak terlalu curam hanya sekitar 2 derajat, dan jalan aspal mulus. Saya kira cocok untuk manula seperti saya hehe. Kiri kanan semak-semak belukar, kebun dan pohon-pohon besar. Di sana bisa menghirup udara segar, olah raga dan menikmati pemandangan cantik sepanjang jalan. Dan yang penting gratis. 🙂

4 responses to “Olah raga pagi ke pemancar Gunung Balau”

  1. awansan Avatar

    pemandangannnya cakep banget 😁, di jogja juga ada kawasan pemancar seperti ini tapi pemandangannya perbukitan ..

    Liked by 1 person

    1. yanti Avatar

      Kebetulan pemancarnya dibangun di pinggir laut. Terima kasih komentarnya 🙂

      Like

  2. CV ARISTON KUPANG Avatar
    CV ARISTON KUPANG

    keren….suatu hari saya akan kesini

    Liked by 1 person

    1. yanti Avatar

      Dekat kok dari Bandar Lampung 🙂

      Liked by 1 person

Leave a reply to yanti Cancel reply

🎉 Bergabung dengan Komunitas Kami!

266 Subscriber 💌

21,641 hits

HADITS minggu INI

Diriwayatkan oleh Aisyah RA, “Rasulullah SAW adalah orang yang penyayang lagi lembut. Beliau orang yang paling lembut dan banyak menemani istrinya yang sedang mengadu atau sakit.”

~ HR Bukhari & Muslim