
Dua hari ini saya tergeletak sakit tidak berdaya, demam tinggi, badan sakit-sakit semua. Demam adalah tanda adanya infeksi di dalam tubuh karena virus atau bakteri. Itu adalah proses pertahanan tubuh untuk menghambat perkembangan bakteri atau virus tersebut.
Hal yang selalu saya takutkan kalau demam adalah penyakit demam berdarah (DBD), karena prosesnya sangat cepat bisa dalam hitungan hari sangat membahayakan. Anehnya dokter sendiri suka salah diagnosa apakah itu tipus atau DBD. Bahkan saya pernah demam berhari-hari dikira tipus dan diberi obat sakit tipus ternyata sakit usus buntu.
DBD disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan spesialis nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk ini bersarang di air-air bersih di sekitar rumah dan menggigit di siang hari. Pernah dengar kan pelajaran ini di SD? 🙂 Ciri khas DBD adalah adanya bintik-bintik merah di kulit. Tapi hati-hati kalau sudah ada bintik-bintik merah itu artinya sudah parah. Tanda yang paling nyata dari penyakit ini adalah penurunan jumlah trombosit dalam darah.
Tanda awal DBD: demam yang mendadak tinggi, mual atau diare, sakit lambing, sakit kepala, sakit otot, dan penurunan jumlah trombosit. Sakit kepala dan pegal-pegal akan terjadi kalau tubuh kita demam, jadi itu gejala umum. Tanda paling nyata dari DBD adalah demam disertai mual dan sakit perut. Penanganan DBD tidaklah sulit hanya perlu gerak cepat supaya ditangani tidak terlambat.
Sedangkan penyakit tipus biasanya demamnya berhari-hari bahkan berminggu-minggu. Bisa -bisa tergeletak di rumah sakit selama sebulan. Demam tipus berbeda dengan DBD, demam tipus naik turun berangsur-angsur naik, pagi dan malam. Karena yang diserang tipus adalah usus pencernaan, maka akan terjadi gangguan pencernaan.
Saya bukanlah dokter, ini adalah versi awam supaya kita sadar penyakit apa yang sedang kita derita. Untuk lebih jelasnya tentu kita harus ke dokter dan dicek darah. Mudah-mudahn sih saya hanya demam biasa, biasanya hanya infeksi tenggorokan.

Leave a reply to Toro Cancel reply