Bagi saya tidur adalah masalah penting, jangan coba-coba mengurangi tidur. Kalau kurang tidur bawaannya lemes, tidak bisa beraktifitas, ngantuk sepanjang hari, kadang pusing dan sakit kepala. Pokoknya hidup di hari berikutnya menjadi tidak berkualitas. Waktu masih mahasiswa tidur 4 atau 5 jam itu sudah biasa dan besoknya masih normal-normal saja. Mungkin karena sekarang sudah tua ya jadi tidak kuat lagi kalau kurang tidur haha.
Saya tidak memiliki masalah dengan tidur pada keadaan normal. Saya tidur selalu pada jam yang sama dan bangun juga pada jam yang sama, begitu setiap malam. Tidur pukul 10 malam bangun pukul 5 pagi. Kalau tidur lewat dari jam tersebut atau bangun sebelum waktunya berarti masalah. Nah kalau harus menginap di hotel, di rumah teman atau di rumah orang tua sekalipun malam pertama pasti sudah tidur atau bangun berkali-kali sebelum waktunya tidur. Saya berpikir mungkin saya yang bermasalah tapi ternyata ada alasan ilmiah di baliknya. Ciee yang sok ilmiah. 😀
Saya agak heran dan kagum dengan orang yang bisa kuat tidak tidur berhari-hari. Ada teman saya yang siklus tidurnya agak aneh. Dia bisa tidak tidur selam 2 hari 2 malam, saya gak ngerti dia ngapain aja kalau gak tidur. Kalau waktunya tidur dia bisa tidur selama 24 jam. Pernah nonton film insomnia tidak? Nah saya membayangkan dia bisa menjadi karakter di film tersebut. Akibat insomnia menjadi gila, paranoid, berhalusinasi dan delusi. 😀
Apa yang terjadi pada saat tidur?

Source: Sleep Hypnogram from Wikimedia Commons Royalty Free
Ada beberapa fase dalam keadaan tidur.
- Fase NREM (Non-Rapid Eyes Movement), terdiri dari 5 menit pertama otot-otot mulai melemas, pada tahap ini orang masih mudah untuk bangun kembali. 10 menit selanjutnya otot benar-benar rileks, aktifitas otak dan detak jantung melambat. Tahap selanjutnya tidur mulai nyenyak aliran darah dialirkan ke otot-otot untuk memperbaiki sel-sel dan jaringan yang rusak.
- Fase REM (Rapid Eyes Movement), pada tahap ini terjadi mata yang bergerak-gerak. Fase mimpi terjadi pada fase ini.
- Siklus NREM dan REM ini akan terus berulang dalam waktu 1-2 jam.
Pada saat malam pertama tidur di tempat baru, sebagian otak berusaha untuk rileks dan tertidur sedangkan sebagian lagi masih berusaha untuk selalu waspada. Mirip-mirip kucing saya yang walaupun tidur tapi telinganya masih bergerak-gerak waspada. 🙂 Tapi menurut penelitian itu hanya terjadi di malam pertama saja. Begitu kita sudah terbiasa dengan tempat baru, tubuh sudah merasa nyaman dan akan mudah tertidur.
Saya sepertinya tidak cocok dengan tempat yang memiliki 4 musim. Tidur saya terganggu hampir tiap malam. Kalau muslim kan harus bangun untuk shalat subuh di pagi hari. Di daerah 4 musim beberapa hari sekali waktu shalat berubah. Sehingga waktu tidur saya tidak jelas karena memikirkan harus bangun dan shalat subuh, dan beberapa hari sekali waktunya berbeda. Nah gimana teman-teman yang tinggal di tempat yang memiliki 4 musim menangani hal ini? Masih bisa menjalankan shalat subuh dan tidur cukup. 🙂

Leave a reply to nyonyasepatu Cancel reply