Apa itu keju biru? Keju yang sengaja ditumbuhi jamur berwarna biru yang bernama Penicillium roqueforti. Ih, keju ditumbuhi jamur dimakan? Iya, ternyata keju berjamur jenis roqueforti bisa dimakan dan tidak beracun.. itulah yang sedang saya pelajari, masih ingat kan tulisan saya tentang belajar membuat keju di tulisan ini.

Alkisah pada abad ke-9 di Perancis seseorang membawa makanan sebagai bekal berupa roti dan keju. Nah orang ini ternyata lupa meletakkan makanan tersebut di gua yang lembab sampai berjamur. Pada saat itu makanan sangat berharga, jika dimakan mungkin mati keracunan jamur, tapi kalau tidak dimakan mati kelaparan. Pilihan sulit, akhirnya dimakan. Ternyata keju yang terkontaminasi jamur dari roti tersebut terasa lebih enak, dan orang tersebut selamat tidak jadi mati. Jadi keju ini lahir dari insting manusia bertahan hidup, bukan karena petualangan rasa atau hanya bergaya. Maka lahirlah keju Roqueforte, yang sampai sekarang menjadi nama jamur tersebut dan keju yang menjadi legenda.

Beitulah sejarah lahirnya keju biru. Saya sendiri belum pernah mencicipi keju biru, jadi saya sendiri tidak punya referensi seperti apa rasanya keju biru 😀 . Tapi katanya rasanya enak tapi baunya banyak orang yang tidak tahan. Makanya judul tulisan ini seperti menantang memakan keju ini karena reputasinya yang berbau tidak enak.

Keju biru di dunia ada berbagai macam nama dengan sedikit variasi susu yang digunakan dan sedikit variasi teknik pembuatannya. Ada keju Roqueforte dari Perancis, Keju Gorgonzola dari Italia dan Keju Stilton dari Inggris.

Cara Membuat Keju Biru

Keju biru saya sudah berusian 2 minggu, sudah mulai ditumbuhi jamur, dipanen dalam 1-2 bulan

Awalnya saya ragu mau mencoba membuat keju ini karena reputasinya yang berbau aneh bisa membuat seisi rumah ikut berbau aneh dan spora jamurnya bisa menyebar ke mana-mana dan mencemari keju lainnya, tapi akhirnya dicoba juga demi memuaskan rasa ingin tahu 😀 .

Membuat keju biru hampir sama dengan keju lainnya yaitu menggumpalkan susu menjadi gumpalan curd yang terpisah dari whey. Jamur roqueforti dicampurkan di awal bersama culture. Selanjutnya curd dipotong-potong menjadi potongan kecil. Curd tersebut kemudian diaduk selama 1 jam untuk mengeluarkan air di dalam curd. Kemudian dicetak dan ditekan tapi tidak terlalu kuat supaya masih ada sedikit rongga di dalam keju. Selanjutnya keju direndam di dalam air garam selama 12 jam, dikeringkan dan diperam pada suhu 10o Celsius.

Setelah seminggu keju ditusuk-tusuk dengan logam panjang (saya menggunakan jarum knitting) untuk membentuk lubang-lubang di sekeliling keju. Tujuannya untuk memberikan rongga supaya jamur tumbuh dengan baik. Selanjutnya jamur akan tumbuh di dalam keju membentuk urat-urat berwarna biru dan mengubah keju menjadi lebih lembek dan rasanya semakin tajam.

Jadi ditunggu sebulan lagi kalau mau dicicipi ya, nanti saya laporkan seperti apa rasanya 😀

Say something and leave your trace here

🎉 Bergabung dengan Komunitas Kami!

266 Subscriber 💌

21,749 hits

HADITS minggu INI

Diriwayatkan oleh Aisyah RA, “Rasulullah SAW adalah orang yang penyayang lagi lembut. Beliau orang yang paling lembut dan banyak menemani istrinya yang sedang mengadu atau sakit.”

~ HR Bukhari & Muslim