Saya tidak menyangka bisa panen kubis dari kebun sendiri. Bagi saya kubis adalah tanaman dataran tinggi, harus ditanam di tempat dingin. Terbayang kan, deretan kubis ditanam di sepanjang jalan di puncak Bogor. Tapi sekarang ada benih kubis yang tahan panas, bukan hanya hidup di dataran rendah tapi juga menghasilkan kubis bulat gitu.. Walaupun tidak sebesar kubis yang dijual di pasar, tapi bagi keluarga kecil seperti saya sudah lebih dari cukup bahkan berlebih.
Hari ini saya panen kubis, alhamdulillah kubisnya lolos dari serangan ulat. Masih ada beberapa kubis lagi dengan ukuran sama di kebun dan siap dipanen. Nantilah kita bikin makanan lain dengan kubis yang masih tersisa di kebun. Hari ini saya memasak gyoza menggunakan kubis hasil panen saya.
Gyoza adalah makanan sejenis dumpling, makanan asli dari Jepang. Dumpling sendiri banyak jenisnya bergantung isiannya bergantung cara memasaknya. Dumpling bisa dimasak digoreng, dikukus atau direbus. Salah satu adaptasi dumpling dari Cina oleh orang Jepang adalah Gyoza. Gyoza dimakan dengan cocolan saus sehingga isiannya sendiri tidak banyak bumbunya. Isiannya bisa bermacam-macam, bisa udang, ayam, sayuran, atau campuran dari daging dan sayur. Nah, kubis ini bisa jadi isian campuran gyoza.
Memasak Gyoza
Memasak gyoza sendiri sangat mudah, hanya perlu waktu persiapan sebelumnya. Isian yang saya gunakan adalah campuran ikan giling dan kubis. Kebetulan weekend lalu saye beli ikan giling, rencananya mau bikin pempek tapi belum sempet juga. Jadilah ikan giling masih nangkring di freezer. Kunci utama gyoza yang enak adalah isian dagingnya harus fresh. Saya beli ikan giling di pasar yang masih digiling sama penjualnya. Sambil penjualnya saya ajak ngobrol sana sini sambil saya merhatiin ikan giling yang dijualnya, apa jenis ikannya, segar atau tidak, menggilingnya higienis atau tidak. Karena diajak ngobrol dia tidak sadar kalau jualannya sedang saya nilai 😀 . Anyway, lolos penilaian saya, ikan giling dibeli harganya Rp. 55.000,- per kg. Kubis, bawang daun dan daun selederi semuanya saya panen dari kebun. Enak kan.. punya kebun ada warung gratis yang selalu siap, segar lagi.
Bahan Gyoza:

Perbandingan daging ikan: sayur adalah 1:1
- 1/2 kg ikan giling (boleh diganti udang atau ayam giling)
- 450 g kubis, diiris halus banget
- 5 batang daun bawang, iris halus
- 3 batang daun selederi, iris halus
- Garam
- 1 pak kulit gyoza (isi 35 buah)
- 1 sdm tepung maizena yang dilarutkan dengan 3 sdm air.
Bahan cocolan:
Campur semua bahan untuk jadi bahan cocolan gyoza.
- 2 sdm kecap asin
- 1 sdm cuka apel
- 1/2 sdm gula pasir
- 1/2 sdm minyak wijen

Prosedur:
- Jika ikan beku keluarkan dari freezer lelehkan, gunakan ikan ketika masih dingin tapi sudah empuk.
- Begi garam kubis yang sudah dipotong halus, remas-remas, diamkan sebentar sampai airnya keluar.
- Cuci kubis sampai bersih dari garam, peras airnya sampai airnya tidak menetes lagi.
- Campur ikan, kubis, daun bawang dan daun seledri. Beri garam, campurkan sampai benar-benar tercampur rata.
- Ambil kulit gyoza, olesi air di pinggirnya, beri 1 sdm isian, bentuk gyoza. Bentuk gyoza banyak dicontohkan di Youtube ya, agak ribet ngejelasinnya 😀 .
- Setelah selesai semua diisi dan dibentuk, gyoza bisa divakum dan dibekukan atau langsung dimasak. Karena banyak, jadi sebagian saya vakum dan saya taro di freezer untuk dimakan nanti.
- Cara memasak gyoza: Siapkan pan anti lengket. Panaskan pan, beri sedikit minyak. Masukkan gyoza ke pan, goreng sampai bagian bawahnya kecoklatan.
- Yang cokelat hanya bagian bawah, isiannya belum matang, giliran di-steam. Tuangkan 1/2 gelas air ke pan, lalu tutup, biarkan sampai gyoza matang.
- Setelah gyoza matang, masukkan larutan tepung maizena, masak sampai adonan tepung tersebut agak mengering.
- Setelah matang, matikan api. Ambil piring, tutupkan piring di pan, lalu balik. Maka yang akan tampil di piring adalah bagain bawah gyozanya.
- Dimakan dengan cocolan dengan bahan yang disebutkan di atas.
Selamat mencoba 🙂


Say something and leave your trace here