Jawabnya sangat mungkin, tentu saja harus tahu caranya dan di sini saya akan menjelaskan caranya. Setidaknya berhasil untuk saya pribadi, semua dijelaskan secara ilmiah. Jadi sejenak beranjak dari tema masak-masak dan berkebun ya.. Etapi disclaimer dulu, saya bukan dokter, bukan ahli gizi. Jika anda sedang hamil atau menyusui, atau punya penyakit tertentu yang punya pantangan dan tidak diperbolehkan diet silahkan konsultasi ke dokter atau ahli gizi beneran ya. Saya hanya sharing pengalaman pribadi saya, dan cocok dengan saya.
Bagaimana berat badan bisa naik? Ya karena kalori yang didapatkan dari makanan yang kita makan per hari lebih besar dari kalori yang dihabiskan dalam satu hari. Beda jenis kelamin, beda usia, beda aktivitas yang biasa dilakukan sehari-hari beda-beda juga kebutuhan kalori per harinya. Jadi setiap orang itu unik kebutuhan kalorinya.
Kalori yang didapatkan dari makanan dan minuman yang kita makan digunakan untuk metabolisme tubuh kita, beda usia beda kebutuhan kalori metabolismenya. Jadi bisa dimengeri ya kalau semakin bertambah usia kita semakin cenderung gemuk, perasaan cuma makan angin aja bertambah gemuk ๐ . Semakin bertambah usia metabolisme semakin melambat, belum habis kalori kemarin sudah ditambah lagi. Makanya kebutuhan kalori metabolisme untuk orang usia lebih tua lebih sedikit. Kalau jenis kelamin jelaslah ya kaum Bapak-Bapak butuh makan lebih banyak.
Jadi bagaimana bisa turun berat badan? Tidak ada cara lain selain mengurangi kalori yang masuk atau menambah kalori yang keluar. Semuanya harus terhitung!! Bagaimana cara menghitungnya? Baiklah mari kita belajar matematika ๐ ..
Misalnya saya ingin menurukan berat badan 5 kg, maka saya harus menghilangkan sebanyak 5 x 7.700 kkal = 38.500 kkal ( 1 kg berat badan hilang sebanyak 7.700 kkal). Menurunkan berat badan jangan terlalu cepat. Misalnya saya ingin menurunkan 5 kg tersebut dalam 4 bulan atau 120 hari, maka per harinya saya harus mengurangi kalori sebanyak 38.500 kkal:120 = 321 kkal. Bagaimana caranya?
Sebelumnya harus dihitung dulu kebutuhan kalori masing-masing orang atau Bassal Metabolic Rate (MBR). Sebelumnya lagi kita harus menghitung Total Daily Energy Expenditure (TDEE) berdasarkan rumus Mifflin-St Joer:
- Untuk laki-laki: 5 + (10xberat badan dalam kg)+(6,25xtinggi badan dalam cm) – (5xusia)
- Untuk perempuan: (10xberat badan dalam kg)+(6,25xtinggi badan dalam cm) – (5xusia)-161
Dari hasil di atas dikalikan 1,2 – 1,9 tergantung aktivitas yang biasa dilakukan sehari-hari, semakin aktif pengalinya semakin besar.
Misalnya nilai MBR saya dari perhitungan di atas adalah 1.600 kkal, maka setiap harinya saya harus mengurangi sebanyak 1.600 kkal – 321 kkal = 1.279 kkal. Maka 1.279 kkal adalah kalori maksimum yang bisa saya dapatkan selama 4 bulan jika ingin turun berat badan 5 kg dalam 4 bulan.
Mengatur Kalori Masuk 1.279 kkal
Program diet dimulai, step nya:
- Download aplikasi hitung kalori, supaya gak ribet nyatet dan ngitung ๐ . Saya menggunakan aplikasi Hitung Kalori.
- Catat setiap makanan dan minuman yang dimakan dan jumlahnya. Dalam aplikasi tersebut sudah ada list jumlah kalori untuk berbagai jenis makanan. Misalnya makan 150 g nasi putih, telur 1 butir dan 50 g sayur kangkung, akan keluar jumlah kalorinya. Bisa juga dicari di internet kalori dari berbagai jenis merek makanan atau bahan makanan yang kita olah.
- Jumlahkan total kalori yang didapatkan dalam sehari, ingat saya hanya boleh makan maksimum 1.279 kkal ya tidak boleh lebih dari itu.
- Jika ada olah raga yang dilakukan dimasukkan sebagai tambahan pengeluran kalori, catat jenis olah raganya dan durasi olah raganya.
Sesimpel itu? Diet adalah tentang konsistensi dan disiplin. Jadi harus kuat dan menjadi gaya hidup. Makan 1.279 kkal per hari itu bikin kelaparan tidak sih? Tidak sama sekali. Nasi (150 g), ayam sepotong (bukan digoreng), sayur dan buah itu sekitar 300 – 400 kkal. Tahu tidak, satu bungkus Indomie goreng tanpa sayur tanpa telur itu kalorinya berapa? 300 kkal!! Jadi hati-hati..
Tips Diet
- Jangan tergiur dengan iklan obat pelangsing atau apapun yang janjinya bisa menurunkan berat badan dengan cepat, kalau memang berhasil pun itu berbahaya.
- Disiplin dan konsisten itu kuncinya..
- Jangan melewatkan jam makan, makan harus 3 kali sehari dan tepat waktu, di luar itu no meal apalagi ngemil.
- Sebisa mungkin masak makanan sendiri, jadi tahu bahan yang diolah dan jumlahnya. Masak dengan cara tidak digoreng, banyak direbus dan dikukus.
- Pilih makanan sehat, bergizi seimbang. Diet itu bukan memfokuskan makan hanya satu atau dua jenis makanan, tapi tetap memberikan gizi yang cukup untuk tubuh hanya saja jumlahnya dikontrol.
- Makanan yang mengandung banyak gula dan minuman manis adalah pantangan. Gula mengandung kalori sangat tinggi!!
- Jika ingin cheating makan makanan agak berlemak, misalnya sate Padang (saya suka sate Padang ๐ ), olah ragalah! Olah raga lari 30 menit menghabiskan 200 kkal, jalan 30 menit 80 kkal. Lumayan, walau makan sate Padang kalori total tidak melampau kalori maksimum yang dibolehkan.
- Jangan keseringan nimbang berat badan, cukup seminggu sekali.
- Nikmati prosesnya sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan latihan pengendalian diri.
- Bergabunglah dengan teman-teman yang tidak suka jajan dan ngajak makan-makan, kalau tidak dijamin tidak kuat dan berakhir ikutan makan gorengan rame-rame ๐ .
Bagaimana sudah siap diet??? ๐


Say something and leave your trace here